Blog studios
Bagaimana menjaga shockbreaker mobil anda?
September 27, 2022 Comments..0

Kami dari Bengkel Mobil Kupang ingin menjelaskan kepada anda bagaimana cara menjaga shockbreker mobil anda, silahkan di simak!

Dilihat dari definisi dan fungsi shockbreaker, komponen ini kudu memperoleh perhatian dan perawatan ekstra. Tujuannya sehingga pengendara dan penumpang selamanya merasa nyaman saat berkendara. Perawatannya memang simpel.

Pertama, teratur membersihkan kotoran yang menempel. Posisinya yang tersedia di balik ban mengakibatkan kotoran rentan melekat di komponen ini. Selain itu, air hujan yang melekat juga dapat mengakibatkan karat di sejumlah bagian shockbreaker. Bahkan, karat berikut dapat menyerang bagian bushing dan baut dudukan shockbreaker.

Selanjutnya, secara berkala lakukan cek karet pelindung shockbreaker. Masuknya kotoran ke didalam atau bagian shockbreaker berhubungan juga bersama dengan suasana karet pelindung shockbreaker. Pastikan selamanya mengecek suasana karet pelindung shockbreaker agar selamanya bersih dari kotoran. Jika karet pelindung rusak, otomatis kotoran bakal enteng masuk ke didalam dinding shockbreaker.


Hal lain yang kudu diperhatikan untuk menjaga shockbreaker awet adalah bersama dengan menghambat muatan mobil. Jangan sampai, muatan mobil melebihi kapasitas yang sudah ditentukan. Pasalnya, shockbreaker memiliki kapabilitas berat beban maksimal yang kudu ditahan. Jika dipaksakan, bukan tak mungkin shockbreaker mobil bakal mengalami kebocoran atau apalagi ‘mati’.

Cara periksa shockbreaker rusak

Kondisi shockbreaker ternyata dapat dicek sendiri. Caranya mudah. Pertama, parkirkan mobil di tempat yang rata lantas melihat apakah tersedia jarak antara ban dan spakbor di tiap-tiap roda sama. Jika berbeda, maka tanda shockbreaker sudah lemah.

Cara berikutnya, OtoFriends dapat masuk ke kolong mobil untuk sadar apakah tersedia rembesan atau tetesan oli. Sekalian melihat kondisi shockbreaker, jika muncul bengkok maka tandanya shockbreaker perlu diganti.

Langkah berikutnya, cobalah bawa mobil berkendara. Jika merasa keras, terdengar bunyi, serta merasa limbung disaat dibawa didalam kecepatan tinggi, maka ini tandanya shock sudah rusak. Cara selanjutnya, lepaskan shock absorber dari mobil, lantas tekan secara vertikal atau cocok bersama dengan posisinya saat terpasang.

Cek batang piston yang ditekan bergerak lambat dan merasa lama, apalagi mengeluarkan nada yang tidak biasa, maka tandanya shock absorber sudah mati dan rusak. Kondisi shockbreaker yang masih bagus harusnya memiliki peredaman yang terlalu baik juga. Pada umumnya, suspensi yang bagus bakal merasa lembut, dan empuk. Ketika dibawa didalam kecepatan tinggi pun harusnya tidak merasa limbung.

Proudly powered by WordPress | Theme: Postmag by www.postmagthemes.com.